Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juli 2009

Contoh Hand Out Baca Tulis Angka



Ada contoh bagus handout untuk mengajar baca tulis angka untuk TK. Berwarna dan berilustrasi menarik. Mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi para mahasiswa PGTK Cerdas Bangsa.

Klik di sini

Kamis, 25 Juni 2009

Contoh Informasi Riwayat Anak


Berikut ini contoh lembar observasi tentang Informasi Riwayat Anak untuk mata kuliah
Permasalahan Anak dan Penanganannya

A. Data Anak

Nama : SABRINA AHYATUN NISA
Jenis Kelamin : PEREMPUAN
Tempat dan Tanggal Lahir : Pekalongan, 31 agustus 2005
Agama : Islam
Nama Sekolah : -
Kelas : -
Alamat : -

B. Data Orang Tua

Nama Ayah (Kandung/Tiri/Angkat) : SANTOSO
Tempat dan Tanggal Lahir : Semarang, 30 desember 1974
Agama : Islam
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : KESATRIAN V, RT.23 BERLAND
Nama Ibu (Kandung/Tiri/Angkat) : IPAH
Tempat dan Tanggal Lahir : Banjar Negara, 30 november 1983 :
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Pekerjaan : PRT
Alamat : Berland, Jakarta pusat

C.Saudara (Kandung/Tiri/Angkat)

Umur:
Nama:
Kelamin:
Pendidikan:
Pekerjaan:
Keterangan:

D. Orang lain yang serumah

Umur:
Nama:
Kelamin:
Pendidikan:
Pekerjaan:
Keterangan:

E. Riwayat Kelahiran


Kehamilan

Mengalami keguguran sebelumnya ? ya/tidak
Merasa sedih/bingung/kesal karena :
Anak tergolong yang diinginkan ? ya/tidak/tidak tahu.

Kelahiran

Umur kandungan : cukup/kuranag
Saat kelahiran : biasa/lama/sukar/dengan cara :
Tempat kelahiran : di rumah sendiri/ di rumah sakit.
Ditolong oleh : DOKTER
Berat badan bayi : 3kg krg 2ons
Panjang badan bayi : -

F.Riwayat Makanan

Menetek ibu hingga umur : 1 tahun
Minum susu kaleng hingga umur : skg
Kualitas makanan : cukup/kurang
Kuantitas makanan : cukup/kurang
Kesukaran pemberian makanan berupa : Sayur

G. Toilet Training

Dapat mengetur buang air kecil pada umur : 1tahun
Dilatih dengan cara : Melatih cara buang air kecil
Dapat mengatur buang air besar pada umur : 2 tahun
Dilatih dengan cara : Mengenalkan tempat buang air besar

H. Riwayat Perkembangan Fisik

Telungkup : 3 bulan
Duduk : 5 bulan
Berdiri : 8 bulan
Berjalan : 12 bulan

Berbicara kata-kata pertama : 10 bulan
Berbicara dengan kalimat lengkap: 18 bulan
Kesulitan dalam berbahasa : menyebut huruf R
Kesulitan dalam gerak : tidak
Riwayat kesehatan : sering menderita panas tinggi

I. Faktor sosial dan Personal

Hubungan dengan Saudara (kandung/tiri/angkat) :
Hubungan dengan teman : Tetangga
Hobi : Menyanyi
Minat :
Aktivitas rekreasi : Kebun Binatang
Sikap orang tua terhadap anak : Baik
Penerimaan dan tanggung jawab : Baik
Sikap terhadap masalah belajar :

J. Riwayat Pendidikan

Masuk TK umur :
Kesulitan di TK :
Masuk SD umur :
Pernah tinggal kelas di SD di kelas:
Kesulitan di SD :
Bantuan yang pernah diterima anak :
Sikap anak terhadap guru :
Sikap anak terhadap sekolah :

Kemampuan menjalin hubungan kerjasama, memuaskan perhatian, mengorganisasikan, menguasai situasi baru (misalnya dalam pesta, perjalanan, perubahan suasana yang tidak dapat diramalkan, atau dalam kehidupan sehari-hari), penerimaan sosial (social acceptance), penerimaan tanggung jawab, menyelesaikan tugas, dan kebijaksanaan. Kemampuan motorik atau gerak mencakup koordinasi umum (lari, memanjat, meloncat, berjalan),

Skala Penilaian Perilaku Anak


Setiap perialku anak di bawah ini dinilai dengan skala penilaian berikut

SK
K
C
B
SB

Keterangan:
SK = sangat kurang
K = kurang
C = cukup
B = baik
SB = sangat baik

PEMAHAMAN AUDITORIS

1. Kemampuan mengikuti perintah
2. Pemahaman mengikuti diskusi dalam kelas
3. Kemampuan menyimpan informasi yang disampikan secara lisan
4. Pemahaman arti kata

BAHASA UJARAN

5. Kemampuan mengekspresikan pikiran dengan kalimat lengkap dengan tata bahasa yang akurat
6. Kemampuan memahami perbendaharaan kata
7. Kemampuan menghafal kata
8. kemampuan menghubungkan pengalaman
9. Kemampuan memformulasikan gagasan-gagasan

ORIENTASI

10. Ketepatan waktu
11. Orientasi ruang
12. Pertimbangan hubungan-hubungan (besar-kecil, jauh-dekat, ringan-berat)
13. Pemahaman tentang arah

PRILAKU

14. Kemampuan bekerja sama
15. Kemampuan memusatkan perhatian
16. Kemampuan mengorganisasikan pekerjaan
17. Kemampuan menguasai situasi baru
18. Penerimaan sosial
19. Penerimaan tanggung jawab
20. Kemampuan menyelesaikan tugas
21. Kebijaksanaan

GERAK

22. Koordinasi umum (berjalan, berlari, meloncat)
23. Keseimbangan
24. Kemampuan mempergunakan perkakas/peralatan

Meminta kepada anak untuk menyusun suatu puzzle yang menggambarkan suatu objek. Tes “coding” mengukur kemampuan anak mengingat hubungan antara angka-angka dengan simbol-simbol geometric dan secara cepat mencatat hubungan-hubungan tersebut. Tes “mazes” merupakan suatu tes pilihan yang mengukur kemampuan anak untuk menemukan jalan keluar dari suatu jaringan.

Tugas

Kunjungilah sebuah SD dan tanyakan kepada sekolah atau guru, siapa-siapa di antara anak yang tergolong berkesulitan belajar. Mintalah kepada kepala sekolah atau guru teersebut salah seorang anak untuk diwawancarai. Lakukan pula wawancara dengan orang tua anak yang bersangkutan. Untuk bertemu dengan orang tua.

Contoh Laporan Observasi Mahasiswa PGTK Cerdas Bangsa




LEMBAR KERJA OBSERVASI MAHASISWA
PGTK CERDAS BANGSA


Rabu, 21 Mei 2008

Di Klinik Bina Wicara Vacana Mandira
Jl. Kramat VII/27 Jakarta

Mata Kuliah : Permasalahan pada Anak dan Penanganannya
Dosen : Agustina A.Md TW., SPd
Nama Mahasiswa : Novitria Rusyadi
Kelas : III-e
Sifat : Take Home
Waktu : 4 hari (Senin kumpul)


A.IDENTITAS

1. Nama: Yohan
Terapis: Siti Kiptiah
2. Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 8 Mei 2001
3. Jenis Kelamin: Laki-laki
4. Kelas (jika sudah sekolah): -

B. DATA PENGAMATAN

1. Motorik Kasar:

Yohan mampu mengendalikan motorik kasarnya seperti, melompat, berlari, berguling-gulingan dsb.

2. Motorik Halus:

Dalam motorik halus, yohan tidak bermasalah. Yohan mampu memegang pensil dengan benar dan menebalkan huruf yang dibuat oleh terapisnya. Yohan juga mampu menyusun lawan dari gambar-gambar sederhana seperti, benang - jarum, baju - celana,dsb.

3. Tingkah laku & Sosial:

Yohan cendrung menyakiti diri sendiri dan orang lain pada saat ia marah. ia tidak suka apabila di perintahkan oleh terapisnya untuk menyebutkan kata dengan berulang-ulang. Apabila ia sudah bosan dengan permainan yang diberikan,yohan dengan cara langsung memukul,menggigit, menendang,dan menjambak-jambak rambut orang yang ada di dekatnya.Bahkan, ia sering memukul tangannya ke dinding apabila ia sudah terlalu kesal. untuk sosial,pertama-tama yohan tidak mau berkenalan dengan orang baru (tidak mudah menerima orang baru). Tapi setelah beberapa waktu kemudian,ia bersikap seperti biasanya.

4. Bahasa & Bicara:

Yohan lebih banyak diam.dan apabila ia menginginkan sesuatu,ia menggunakan bahasa isarat,seperti menunjuk sesuatu atau mengucap kata dengan tidak jelas. Yohan mengalami kesulitan dalam berbicara.

5. Menolong diri sendiri:

Yohan termasuk mampu dalam menolong diri sendiri. Pada saat buang air kecil, ia melakukan dengan sendirinya. Begitu juga pada saat membuka dan memakai pakaian,ia melakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.

6. Kognitif:

Yohan sudah mampu memasangkan benda sesuai dengan pasangannya, namun ia belum mampu mengenal bilangan & mengurutkan bilangan.